Minggu, 28 Juni 2020

Bahaya kulit kering


KULIT KERING
Kulit kering umumnya disebabkan karena berada ditempat yang dingin. Kondisi lingkungan tersebut meningkatkan resiko kulit kehilangan banyak air dan menyebabkan kulit kering.
Kulit kering adalah masalah yang terjadi saat lapisan kulit paling atas (epidermis) tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, kulit terlihat seperti bersisik, mengelupas, bahkan hingga pecah-pecah.Dalam istilah medis, kulit kering disebut juga dengan xerosis. Kondisi ini dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja, tapi paling umum terjadi pada kaki dan tangan. Siapa pun bisa terkena kondisi kulit yang satu ini. Namun, orang yang lebih tua biasanya cenderung lebih rentan mengalami kondisi ini. Ini karena lansia mengalami penurunan jumlah minyak sebagai pelumas alami kulit.Xerosis akan cenderung lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan. Jika kulit Anda kering terlalu parah dan tidak dirawat, ada sederet komplikasi yang mengintai. Mulai dari infeksi bakteri, eksim, hingga retakan kulit yang berdarah. Namun, kondisi ini tentu saja dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor yang meningkatkan risikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. Kulit kering umumnya bukan penyakit yang serius tetapi dapat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Umumnya kulit kering disebabkan karena faktor lingkungan yang dapat dikontrol. Faktor-faktor yang dimaksud adalah cuaca panas atau dingin, kelembapan yang rendah, dan berendam dalam air panas.
Gejala kuli kering :
Kulit kering umumnya bersifat sementara yang dialami ketika musim dingin atau berada ditempat yang dingin, namun terkadang kondisi ini dapat terjadi dalam waktu yang lama. Tanda dan gejala kulit kring bergantung pada usia, kesehatan, tempat tinggal, waktu yang dihabiskan ketika diluar rumah dan penyebab masalah. Kulit kering cenderung dapat menyebabkan satu atau beberapa hal seperti :
  • Kulit terasa kesat terutama setelah mandi
  • Kulit terasa dan terlihat kasar
  • Mengalami gatal
  • Mengalami sedikit pengelupasan atau penipisan
  • Terdapat garis halus atau retak
  • Terdapat kulit berwarna abu-abu
  • Terjadi kemerahan
  • Terdapat keretakan yang berdarah
emungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Biasanya kulit yang kering mudah diatasi dengan perubahan gaya hidup dan perawatan di rumah. Namun, Anda perlu segera pergi ke dokter jika:
·         Kondisi tak kunjung membaik meski sudah dirawat
·         Kulit kering disertai kemerahan pada permukaannya
·         Kulit sangat kering dan terasa gatal hingga mengganggu tidur
·         Memiliki luka terbuka atau infeksi akibat goresan pada kulit yang terlalu kering
·         Area kulit kering yang bersisik dan mengelupas sudah terlalu luas
Jangan sepelekan berbagai tanda kulit kering ini apalagi jika sampai mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.
Mengapa kulit kering bias terjadi?
Kulit kering atau xerosis umumnya disebabkan oelh lingkungan, namun terdapat penyakit tertentu yang juga dapat mempengaruhi kuliy secara signifikan. Potensi penyebab kulit kering adalah :
  • Cuaca. Kulit cenderung menjadi kering ketika musim dingin (saat suhu dan tingkat kelembapan menjadi rendah).
  • Panas. Panas yang didapat saat berada didekat tungku pembakaran kayu, pemanas ruangan, kompor saat memasak dapat mengurangi kelembapan pada kulit dan membuat kulit menjadi kering.
  • Mandi air hangat. Mandi menggunakan air hangat dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Sering berenang pada air yang mengandung klorin dapat menyebabkan kulit menjadi kering.
  • Sabun dan deterjen yang keras. Banyak sabun, deterjen, dan shampo memiliki efek menurunkan kelembapan pada kulit karena memiliki fungsi untuk menghilangkan minyak.
  • Memiliki kondisi kulit lainnya. Orang dengan kondisi kulit seperti eksim rentan terhadap kulit kering.

Iklim

Biasanya, kulit akan berada pada kondisi paling kering ketika di musim dingin. Pada saat ini, suhu dan kelembapan udara menurun.
Selain itu, iklim panas dengan kelembapan rendah juga bisa membuat kulit mengering karena dehidrasi.

Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dalam iklim apa pun bisa membuat kulit mengalami kekeringan. Pasalnya, sinar UV mampu menembus jauh ke bawah permukaan kulit hingga mengurangi kadar minyak alami.
Mandi air panas
Kebiasaan mandi dan berendam air panas terlalu lama bisa membuat kulit menjadi bersisik. Ini karena air panas bisa menghilangkan minyak alami kulit dan menghilangkan kelembapannya.
Oleh karena itu, jangan berlama-lama mandi meski memang hal ini menenangkan. Hindari juga menggunakan air yang terlalu panas.
Sabun dan deterjen yang keras
Sabun dan deterjen yang keras memiliki berbagai zat dan kandungan yang bisa menghilangkan kelembapan kulit. Sabun mandi batangan biasanya mengandung bahan pembersih yang disebut dengan surfaktan. 
Surfaktan merupakan zat pembersih yang memiliki pH basa. Produk-produk yang memiliki pH basa atau alkali bisa mengganggu lapisan kulit luar dan mencegah kulit melindungi dirinya sendiri dengan benar. Akibanya, yang muncul justru kekeringan dan iritasi kulit.

Tidak minum cukup air

Aturan minum air delapan gelas per hari bukan sekadar mitos belaka. Pasalnya, tubuh memang membutuhkan cukup cairan untuk bekerja dengan baik. Kurang minum air bisa membuat kulit jadi dehidrasi sehingga kering dan tidak bercahaya.

Menggunakan obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu seperti obat jerawat bisa membuat kulit wajah mengelupas dan mengalami kekeringan. Adapun berbagai obat jerawat yang menimbulkan efek samping ini yaitu retinol, asam glikolat, asam salisilat, dan benzoil peroksida.

Memiliki penyakit tertentu

Penyakit tertentu bisa membuat kondisi ini menjadi parah. Eksim dan psoriasis termasuk penyakit kulit yang membuat kulit bisa menjadi sangat kering, berkerak, hingga berdarah.
cara penanganan pada kulit kering:
Pada umumnya kulit kering dapat diatasi dengan gaya hidup yang baik, seperti menggunakan pelembab dan menghindari mandi air hangat dalam waktu yang lama. Jika kondisi kulit sangat kering dan bersisik, direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan obat yang membantu meningkatkan kelembapan kulit.
Penggunaan pelembab untuk kulit kering dapat membantu meningkatkan kelembapan. Berikut beberapa jenis pelembab yang dapat digunakan :
  • CeramidesCeramids dapat membantu kulit menahan air dan mengatasi kulit kering. Pemberian ceramids dapat membantu menjaga kelembapan dari luar.
  • Dimethicone dan glycerin dapat membantu menahan air pada kulit dan menyimpannya.
  • Hyaluronic acid dapat membantu kulit menahan air
  • Lanolin, mineral oil, dan petroleum jelly dapat membantu kulit untuk menyerap air ketika mandi.
Terdapat beberapa pola hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi kulit kering, seperti :
  • Menggunakan baju yang berbahan katun dan serat alami.
  • Mengkonsumsi banyak cairan
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung omega -3. Asam lemak dapat membantu mempertahankan minyak pada kulit.
  • Jika terjadi peradangan, dapat menggunakan kompres dingin atau krim hidrokortison.
Berkonsultasilah dengan dokter jika upaya-upaya yang dihasilkan tidak membuahkan hasil atau memperparah kondisi kulit.
Sumber :
  1. Mayo Clinic. (2016, 27 Oktober). Dry Skin. Diperoleh 27 April 2017 dari : http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/diagnosis-treatment/treatment/txc-20248908
  2. WebMD. (2016, 11 Juni). Fighting Back Against Dry Skin. Diperoleh 27 April 2017 dari : http://www.webmd.com/beauty/dry-skin-13/cosmetic-procedures-skin-care-dry-skin

2 komentar:

  1. Wah bermanfaat sekali kak ilmu nya,untuk wanita cukup yg herbal atau alami sudah bisa cantik kok

    BalasHapus