KULIT
KERING
Kulit kering umumnya disebabkan karena berada ditempat yang
dingin. Kondisi lingkungan tersebut meningkatkan resiko kulit kehilangan banyak
air dan menyebabkan kulit kering.
Kulit
kering adalah masalah yang terjadi saat lapisan kulit paling atas (epidermis)
tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, kulit terlihat seperti bersisik, mengelupas, bahkan hingga
pecah-pecah.Dalam istilah medis, kulit kering disebut juga dengan xerosis.
Kondisi ini dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja, tapi paling umum terjadi
pada kaki dan tangan. Siapa pun bisa terkena kondisi kulit yang satu ini.
Namun, orang yang lebih tua biasanya cenderung lebih rentan mengalami kondisi
ini. Ini karena lansia mengalami penurunan jumlah minyak sebagai pelumas alami
kulit.Xerosis akan cenderung lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan. Jika
kulit Anda kering terlalu parah dan tidak dirawat, ada sederet komplikasi yang
mengintai. Mulai dari infeksi bakteri, eksim, hingga retakan kulit yang berdarah. Namun, kondisi ini
tentu saja dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor yang meningkatkan
risikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. Kulit kering
umumnya bukan penyakit yang serius tetapi dapat mengganggu penampilan dan
menurunkan rasa percaya diri. Umumnya kulit kering disebabkan karena faktor lingkungan
yang dapat dikontrol. Faktor-faktor yang dimaksud adalah cuaca panas atau
dingin, kelembapan yang rendah, dan berendam dalam air panas.
Gejala kuli kering :
Kulit kering umumnya bersifat sementara yang dialami ketika
musim dingin atau berada ditempat yang dingin, namun terkadang kondisi ini
dapat terjadi dalam waktu yang lama. Tanda dan gejala kulit kring bergantung
pada usia, kesehatan, tempat tinggal, waktu yang dihabiskan ketika diluar rumah
dan penyebab masalah. Kulit kering cenderung dapat menyebabkan satu atau
beberapa hal seperti :
- Kulit terasa kesat terutama setelah mandi
- Kulit terasa dan terlihat kasar
- Mengalami gatal
- Mengalami sedikit pengelupasan atau penipisan
- Terdapat garis halus atau retak
- Terdapat kulit berwarna abu-abu
- Terjadi kemerahan
- Terdapat keretakan yang berdarah
emungkinan ada
tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran
akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.
Kapan saya harus periksa ke dokter?
Biasanya kulit yang
kering mudah diatasi dengan perubahan gaya hidup dan perawatan di rumah. Namun,
Anda perlu segera pergi ke dokter jika:
·
Kondisi tak kunjung membaik meski sudah dirawat
·
Kulit kering disertai kemerahan pada permukaannya
·
Memiliki luka terbuka atau infeksi akibat goresan pada kulit
yang terlalu kering
·
Area kulit kering yang bersisik dan mengelupas sudah terlalu
luas
Jangan sepelekan
berbagai tanda kulit kering ini apalagi jika sampai mengganggu kegiatan Anda
sehari-hari.
Mengapa kulit kering bias terjadi?
Kulit kering atau xerosis umumnya disebabkan oelh
lingkungan, namun terdapat penyakit tertentu yang juga dapat mempengaruhi kuliy
secara signifikan. Potensi penyebab kulit kering adalah :
- Cuaca. Kulit cenderung menjadi kering ketika musim dingin (saat suhu dan tingkat kelembapan menjadi rendah).
- Panas. Panas yang didapat saat berada didekat tungku pembakaran kayu, pemanas ruangan, kompor saat memasak dapat mengurangi kelembapan pada kulit dan membuat kulit menjadi kering.
- Mandi air hangat. Mandi menggunakan air hangat dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Sering berenang pada air yang mengandung klorin dapat menyebabkan kulit menjadi kering.
- Sabun dan deterjen yang keras. Banyak sabun, deterjen, dan shampo memiliki efek menurunkan kelembapan pada kulit karena memiliki fungsi untuk menghilangkan minyak.
- Memiliki kondisi kulit lainnya. Orang dengan kondisi kulit seperti eksim rentan terhadap kulit kering.
Iklim
Biasanya, kulit akan berada pada
kondisi paling kering ketika di musim dingin. Pada saat ini, suhu dan
kelembapan udara menurun.
Selain itu, iklim panas dengan
kelembapan rendah juga bisa membuat kulit mengering karena dehidrasi.
Paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari dalam iklim apa
pun bisa membuat kulit mengalami kekeringan. Pasalnya, sinar UV mampu menembus
jauh ke bawah permukaan kulit hingga mengurangi kadar minyak alami.
Mandi air panas
Kebiasaan mandi dan berendam air panas
terlalu lama bisa membuat kulit menjadi bersisik. Ini karena air panas bisa
menghilangkan minyak alami kulit dan menghilangkan kelembapannya.
Oleh karena itu, jangan berlama-lama
mandi meski memang hal ini menenangkan. Hindari juga menggunakan air yang
terlalu panas.
Sabun dan deterjen yang keras
Sabun dan deterjen yang keras memiliki
berbagai zat dan kandungan yang bisa menghilangkan kelembapan kulit. Sabun mandi batangan
biasanya mengandung bahan pembersih yang disebut dengan surfaktan.
Surfaktan merupakan zat pembersih yang
memiliki pH basa. Produk-produk yang memiliki pH basa atau alkali bisa
mengganggu lapisan kulit luar dan mencegah kulit melindungi dirinya sendiri
dengan benar. Akibanya, yang muncul justru kekeringan dan iritasi kulit.
Tidak minum cukup air
Aturan minum air delapan gelas per
hari bukan sekadar mitos belaka. Pasalnya, tubuh memang membutuhkan cukup
cairan untuk bekerja dengan baik. Kurang minum air bisa membuat kulit jadi
dehidrasi sehingga kering dan tidak bercahaya.
Menggunakan obat-obatan tertentu
Obat-obatan tertentu seperti obat
jerawat bisa membuat kulit wajah mengelupas dan mengalami kekeringan. Adapun
berbagai obat jerawat yang menimbulkan efek samping ini yaitu retinol, asam glikolat, asam salisilat, dan benzoil peroksida.
Memiliki penyakit tertentu
Penyakit tertentu bisa membuat kondisi
ini menjadi parah. Eksim dan psoriasis termasuk penyakit kulit yang membuat
kulit bisa menjadi sangat kering, berkerak, hingga berdarah.
cara penanganan pada kulit kering:
Pada umumnya kulit kering dapat diatasi dengan gaya hidup
yang baik, seperti menggunakan pelembab dan menghindari mandi air hangat dalam
waktu yang lama. Jika kondisi kulit sangat kering dan bersisik,
direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan
obat yang membantu meningkatkan kelembapan kulit.
Penggunaan pelembab untuk kulit kering dapat membantu
meningkatkan kelembapan. Berikut beberapa jenis pelembab yang dapat digunakan :
- Ceramides. Ceramids dapat membantu kulit menahan air dan mengatasi kulit kering. Pemberian ceramids dapat membantu menjaga kelembapan dari luar.
- Dimethicone dan glycerin dapat membantu menahan air pada kulit dan menyimpannya.
- Hyaluronic acid dapat membantu kulit menahan air
- Lanolin, mineral oil, dan petroleum jelly dapat membantu kulit untuk menyerap air ketika mandi.
Terdapat beberapa pola hidup yang dapat dilakukan untuk
mengatasi kulit kering, seperti :
- Menggunakan baju yang berbahan katun dan serat alami.
- Mengkonsumsi banyak cairan
- Mengkonsumsi makanan yang mengandung omega -3. Asam lemak dapat membantu mempertahankan minyak pada kulit.
- Jika terjadi peradangan, dapat menggunakan kompres dingin atau krim hidrokortison.
Berkonsultasilah dengan dokter jika upaya-upaya yang
dihasilkan tidak membuahkan hasil atau memperparah kondisi kulit.
Sumber :
- Mayo Clinic. (2016, 27 Oktober). Dry Skin. Diperoleh 27 April 2017 dari : http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/diagnosis-treatment/treatment/txc-20248908
- WebMD. (2016, 11 Juni). Fighting Back Against Dry Skin. Diperoleh 27 April 2017 dari : http://www.webmd.com/beauty/dry-skin-13/cosmetic-procedures-skin-care-dry-skin