Ekstraksi jagung dan madu terhadap kecantikan wajah
Assalamualaikum temen temen terimakasih sudah mampir ke
blog aku pertama aku! J,di blog kali ini aku ingin membahas cara mengurangi
kusam pada kulit wajah dengan menggunakan masker madu dan jagung kenapa harus
madu dan jagung? Yuk kita lihat betapa bermanfaatnya madu dan jagung untuk
kulit wajah kitaa…
Hampir semua wanita di dunia ini sangat
menginginkan untuk tampil cantik dan memiliki kulit yang sehat. Sebagian dari
mereka, ada yang berani melakukan apa saja untuk mengubah dirinya menjadi cantik
seperti yang mereka harapkan. Misalnya, dengan menggunakan berbagai kosmetik,
melakukan perawatan tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki, bahkan operasi
plastik sekalipun. Maka, tidak heran kalau produk kecantikan yang sering muncul
di TV sangat laris di pasaran. Fakta membuktikan bahkan wanita memiliki
kebutuhan yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan lakilaki.
Setiap
wanita tentu mendambakan kecantikan dan keserasian dalam penampilannya, wajah
yang dirawat dengan benar akan menjadi sehat, bersih, dan bercahaya hingga
terlihat cantik berseri. Sebaliknya jika kurang dirawat dan dijaga, kesehatan
kulit dapat terganggu dan menyebabkan wajah terlihat suram, kotor, dan tidak
bercahaya, yang akhirnya dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kecantikan.
Kulit normal memiliki ciri-ciri yakni tekstur wajah kenyal, kulit tidak tipis,
kulit tidak kering tetapi sedikit berminyak (lembab), halus dan lembut.
Kandungan air dan minyak seimbang. Kelembaban sangat terjaga, ukuran pori-pori
sangat halus dan tidak besar, tanda-tanda penuaan berjalan sesuai dengan
seiring berjalannya usia, serta pada siang hari wajah terlihat bersih dan segar
(Adijaya, 2014)
Perawatan wajah harus dimulai sejak dini
terutama bagi wanita yang telah menginjak usia 20-an. Dengan berjalannya usia,
elastisitas kulit akan menurun ditambah lagi polusi udara semakin parah, sinar
matahari lengkap dengan Ultravioletnya semakin menyengat, gaya hidup yang
kurang sehat. Itulah sebabnya perlu dilakukan perawatan secara teratur dan
menyeluruh untuk 2 merawat dan mempertahankan keindahan dan kesehatan merawat
dan mempertahankan keindahan dan kesehatan kulit wajah. Selain itu, kulit juga
mencerminkan kecantikan seorang wanita. Wanita yang benar-benar menjaga dan
merawat kulitnya akan terlihat lebih cantik dibanding dengan wanita yang tidak
melakukannya. Permasalahan yang seringkali di alami wanita diantaranya adalah
kulit wajah yang kering.
Kulit wajah yang kering sering menjadi kendala
karena terlihat tidak sehat, kusam, dan terkadang sampai bersisik. Perawatan
kulit wajah kering yang biasa dilakukan yaitu perawatan kulit secara
tradisional maupun modern. Perawatan kulit wajah kering secara modern yang pada
umumnya sering dilakukan yaitu pemakaian krim dengan kadar kandungan bahan
kimia yang tinggi, hasilnya dapat terlihat hanya dalam jangka waktu yang
singkat, sedangkan perawatan secara tradisional yaitu perawatan wajah yang
terbuat dari bahan-bahan alami, misalnya ekstrak dari buah-buahan atau sayuran,
kuning telur, yoghurt, madu, minyak zaitun dan lain sebagainya yang dipercaya
bermanfaat untuk merawat dan memberikan nutrisi pada kulit wajah yang kering.
Semua perawatan kulit wajah memiliki tujuan yang sama yaitu untuk
mempertahankan dan meningkatkan kesehatan dan fungsi kulit serta memperindah wujud
luarnya, disesuaikan dengan jenis kulit yang bersangkutan. Manfaat penggunaan
perawatan alami/herbal yang dapat diambil antara lain sebagai berikut :
Pertama, fakta menunjukkan bahwa 87% bahan kimia yang digunakan di kulit akan
terserap sampai ke aliran darah tubuh. Kedua, herbal sangat mudah didapat dan
murah. Ketiga, bahannya berasal langsung dari alam maka cenderung tidak
memiliki efek samping layaknya obat- obatan kimia. Kalaupun ada efek
sampingnya, hal itu tidak terlalu berbahaya. Salah satu perawatan alami yaitu
menggunakan masker jagung dan madu, khasiat dan kandungan yang terdapat dalam
jagung belum diketahui kebanyakan masyarakat dan dipasaran belum ada yang
menjual produk masker dari jagung tersebut. Jagung terdapat kandungan thiamin
yang bermanfaat dapat mengeringkan luka/noda-noda, misalnya luka pada cacar air
dan jerawat. Jagung juga memiliki kandungan prokaroten yang dapat memperbaiki
struktur kulit. Selain itu, zat yang ada di dalam jagung juga membantu
mengatasi munculnya jerawat tanpa membuat wajah jadi lebih berminyak atau
kering, namun dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah jagung
muda. . Jagung memiliki kandungan lemak dan proterin sehingga menghasilkan asam
amino yang dibutuhkan oleh kulit kering (Saragih, 2016).
Jagung yang digunakan dalam penelitian ini
jenis jagung muda segar yang berwarna kuning. Selain kandungan jagung yang baik
untuk kulit kita jagung juga bahan utama yang mudah untuk di dapatkan dan
harganya relative murah. Dalam perawatan kulit wajah kering selain menggunakan
bahan-bahan utama. Pada penelitian ini madu yang digunaka merupakan madu murni
yang berasal dari Flores. Menggunakan madu sebagai bahan campuran masker
diharapkan akan mendapatkan hasil akhir yang lebih baik dan untuk menutupi
kekurangan dari masker jagung. Berdasarkan uraian di atas, bahanbahan tersebut
dicampur menjadi eksperimen produk kosmetik untuk perawatan kulit wajah, maka
perlu dilakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Masker Jagung dan
Madu Terhadap Perawatan Kulit Wajah Kering”.
Referensi
Arikunto, S. (2010). Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Astuti, M. (1999).
“Perbandingan Hasil Kehalusan Kulit Kering Antara Yang Menggunakan Masker
Penambahan Pisang Ambon Dengan Tepung Jagung Kuning Dan Masker Penambahan
Pisang Ambon Dengan Tepung Jagung Putih”. Jurnal Univeristas Negeri Padang.
Eddi. (1999). Teknik membuat Kosmetik dan Tip kecantikan
Kulit. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Eleazu, C.O., et al. (2013). “Determination Of
The Physicochemical Composition Microbial Quality And Free Radical Scavenging
Activities Of Some Commercially Sold Honey Samples In Aba Nigeria. The Effect
Of Varying Colours”. International Journal of Biomedical Research 4(1): 32–41.
Hariyati, L.F. (2010). “Aktivitas
Antibakteri Berbagai Jenis Madu Terhadap Mikroba Pembusuk (Pseudomonas
Fluorescens Fncc 0071 Dan Pseudomonas Putida Fncc 0070)”. Jurnal Fakultas
Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Kusumadewi. (2002). Perawatan dan
Tata Rias Wajah Wanita Usia 40+. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif
dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Siwi, D. B., dkk. (2018). “Madu”.
Magister Ilmu Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro.
WAHANA e-ISSN: 2654-4954, p-ISSN: 0853-4403 Volume 71, Nomor
1, 1 Juni 2019

Waaaah bagus sekali makasih kaka infony
BalasHapusMakasihh info nya ka
BalasHapuswaaa sangt bermanfaat infonya
BalasHapusMakasih ka atas info maskernya
BalasHapusNice infonya ka
BalasHapusMakasih info nyaa ka
BalasHapusInfonya keren ka
BalasHapusInfonya keren ka
BalasHapusWaw kereen kereen
BalasHapusWahhh baru tau kalau jagung dan madu bisa dijadikan masker
BalasHapuswahh sangat bermanfaat sekali infonya, makasih ya mba
BalasHapusSangat bermanfaat syg
BalasHapusinformasi yg sangat berguna,thankyou kak
BalasHapusWah sngat bermanfaat kaja
BalasHapusWah sngat bermanfaat kaka
BalasHapus